Berikut Cara Kerja Peer to Peer Landing

Artikel ini akan membahas mengenai cara kerja peer to peer landing. Untuk mendapatkan informasi selengkapnya, Anda diharapkan menyimak sampai tuntas sehingga bisa mendapatkan pemahaman lebih lanjut mengenai peer to peer.

Kemajuan teknologi telah mempengaruhi beberapa bidang kehidupan, salah satunya mengenai keuanganan. Hal ini dikarenakan kemajuan teknologi dapat mempermudah kehidupan masyarakat dan membuat segala sesuatu menjadi lebih praktis, apalagi di masa pandemi seperti saat ini.

Di bidang keuangan, kini semua orang bisa mengirim uang tanpa harus ke bank atau meminjamkan uang kini bisa dilakukan secara online. Ini dikenal sebagai peer to peer lending atau P2P Fintech lending.

Peer to Peer Landing sendiri tumbuh di Indonesia dengan cukup pesat. Hal ini juga termasuk akses mudah bagi para pengambil pinjaman.. Hal ini juga bermanfaat bagi para pelaku usaha kecil dan menengah yang membutuhkan modal untuk mengembangkan usahanya.

Selain usaha mikro, kecil dan menengah, ada juga pinjaman teknologi P2P yang menyediakan pinjaman pendidikan dan kesehatan sesuai standar masing-masing. Biasanya dilihat dari kelayakan pinjaman, jumlah nominal dan jangka waktu pinjaman, tingkat bunga, hingga tingkat agunan.

Berikut Cara Kerja Peer to Peer Landing

Apa Itu Pinjaman P2P?

Pernah dengar istilah pinjaman P2P atau pinjaman online? Apa itu pinjaman P2P? FinTech peer-to-peer lending atau fintech lending peer-to-peer adalah platform digital yang menghubungkan peminjam dengan pemberi pinjaman.

Sistem P2P lending memberikan akses pinjaman kepada masyarakat yang membutuhkan uang pinjaman, misalnya untuk modal usaha, kebutuhan konsumtif atau kebutuhan lainnya dengan bunga yang rendah dan juga dengan cara yang lebih mudah tanpa harus melalui proses yang panjang seperti yang sering terjadi di bank.

Bagi pemberi pinjaman, peer-to-peer lending dapat digunakan sebagai sarana pengembangan dana, karena pemberi pinjaman akan mendapatkan timbal balik atau bunga dari hasil pembiayaannya dan ikut membantu pengembangan UMKM melalui pembiayaan kepada masyarakat kecil dan menengah.

 

Bagaimana Cara Kerja Pinjaman P2P?

Cara kerja pinjaman peer-to-peer sangat sederhana. Umumnya, perusahaan akan menyediakan platform/pasar online yang akan menyediakan berbagai fasilitas untuk mendukung proses pinjam meminjam.

Pada platform ini, kreditur akan mendapatkan pengembalian yang lebih tinggi daripada pinjaman tradisional. Peminjam kemudian dapat dengan mudah dan cepat mengajukan pinjaman hanya dengan beberapa klik.

Secara keseluruhan, beginilah cara kerja pinjaman P2P :

  1. Anda perlu mendaftar secara online di platform yang disediakan. Baik kreditur maupun debitur.
  2. Jadi, debitur mengajukan pinjaman.
  3. Platform pinjaman peer-to-peer akan menganalisis dan menentukan apakah Anda memenuhi syarat untuk mendapatkan pinjaman. Ini termasuk menentukan tingkat risiko Anda.
  4. Jika dipilih, profil lengkap Anda akan ditampilkan di platform. Mulai dari jumlah uang yang ingin dipinjam, untuk tujuan apa, tingkat resiko, dll.
  5. Selain itu, kreditur akan menganalisis dan memilih berbagai profil debitur di platform.
  6. Jika Anda menemukan debitur yang cocok, kreditur akan membiayai melalui platform. Dana umumnya akan dicairkan langsung kepada debitur.
  7. Peminjam mengembalikan uang pinjaman sesuai jadwal ke platform pinjaman P2P.
  8. Terakhir, kreditur akan mendapatkan cicilan pelunasan pinjaman melalui platform.

 

Keuntungan Meminjam Di P2P Lending

Dengan hadirnya Fintech P2P lending tentunya akan membantu pertumbuhan UMKM di Indonesia dan secara tidak langsung ikut menggerakkan perekonomian Indonesia ke arah yang lebih baik.

 

  1. Pengoperasian yang relatif mudah

Pemilik bisnis UMKM bisa mendapatkan tambahan modal dengan mudah mengajukan pinjaman dalam pinjaman peer-to-peer. Dengan meminjam dari Fintech Lending, pengusaha lebih mudah mendapatkan tambahan modal tanpa proses yang panjang dan berbelit.

Biasanya, proses pinjaman bisa dilakukan secara online dengan mengunduh aplikasi dari platform yang disediakan. Berbeda dengan mengajukan pembiayaan ke bank, dibutuhkan waktu sebelum dana yang disetujui dicairkan.

 

  1. Kepentingan kompetitif

Pinjaman P2P memiliki tingkat bunga yang kompetitif dibandingkan dengan pinjaman di bank jenis lain. Secara umum, bunga pinjaman P2P berkisar antara 11,75% hingga 16%.

 

  1. Membantu perekonomian masyarakat

Adapun para investor yang membiayai pinjaman tersebut tentunya juga turut serta membantu para pengusaha mengembangkan usahanya dari pembiayaan yang diberikan.

 

  1. Dapatkan persyaratan pinjaman yang lebih mudah

Pinjaman pada bank sendiri memiliki persyaratan yang dapat dikatakan tidaklah mudah. Oleh karena itu, tidak semua orang bisa mengajukan pinjaman bank.

Alasannya, bank memiliki banyak persyaratan dan sulit untuk memenuhinya. Anda harus menyertakan jaminan atau jaminan ini jika Anda tidak dapat membayar.

 

Rekomendasi P2P Lending Terbaik di Indonesia

Untuk Anda yang sedang mencari situs maupun aplikasi P2P Lending yang menawarkan pinjaman ataupun investasi dengan menjadi pemberi pinjaman, Anda bisa menggunakan layanan dari Akseleran dimana menjadi salah satu layanan fintech Indonesia terbaik.

Dengan beragam produk pinjaman yang tersedia, Anda bisa memilih sesuai dengan kebutuhan Anda. Selain itu, Anda juga diberikan kemudahan dalam mengakses situs karena memang bisa dipahami oleh siapapun, sekalipun Anda sebagai pemula.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *